Ahad, 18 Januari 2025
Medaeng, 18 Januari 2025 – Musholla Baitul Mukminin Medaeng kembali mengadakan kegiatan rutin Kuliah Subuh yang kali ini bertema “Mengatasi Rasa Cemas dan Khawatir“. Acara ini dilaksanakan pada hari Ahad, 18 Januari 2026, dan dihadiri oleh jamaah setempat serta warga sekitar.
Kuliah Subuh yang dimulai setelah salat subuh ini mengundang Dr. H. Sholehuddin, seorang tokoh agama dan motivator, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Dr. H. Sholehuddin memberikan wawasan dan penjelasan mendalam mengenai seputar resah dan khawatir, bahwa hal itu manusia. “Bapak ibu pernah galau?”. Tanya Ketua ISNU Sidoarjo itu. “Pernah”, jawab jamaah spontan. “Berarti jenengan (bapak-ibu) memang benar manusia”, tegasnya dengan nada guyon.

Baca Juga :
Reforestasi Lahan Hunian: 7 Manfaat Luar Biasa untuk Kualitas Hidup Berkelanjutan
Resah menurutnya merupakan gejala jiwa yang biasa dirasakan karena tekanan atau kekhawatiran. Ia juga memberikan cara-cara mengatasi rasa resah dan gelisah yang sering kali datang akibat berbagai masalah kehidupan.
“Salah satu kunci utama dalam menghadapi perasaan gelisah adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon pertolongan serta melakukan salat dan dzikir,” ujar Dr. H. Sholehuddin. Ia juga menekankan pentingnya mengatur pikiran dan menyaring informasi yang masuk agar tidak semakin memperburuk keadaan batin.
Ia juga mengenalkan teknik “grounding“, yakni menyebutkan 5 benda yang dilihat, 4 benda yang didengar, 3 benda yang diraba, 2 benda yang dicium (bau) dan 1 benda yang dirasakan. “Ternyata ini yang biasa kita lakukan dengan healing”, tujuannya untuk mengurasi rasa cemas.
Yang tidak kalah menarik sesi tanya jawab yang dipandu Ust. Saifuddin Zuhri. Pertanyaan-pertanyaan merupakan berawal dari permasalahan sehari-hari.
Selama kuliah, jamaah diajak menikmati kopi bersama. Kegiatan ngopi bareng ini sudah seri ke 30 yang telah menjadi tradisi satu bulan sekali. Warga terlihat antusias berbincang, berbagi pengalaman, dan saling memberikan dukungan moral satu sama lain.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperdalam ilmu agama, namun juga sebagai momen untuk mempererat silaturahmi antar warga Medaeng. Sejumlah peserta mengaku sangat terbantu dengan tema yang diangkat pada hari itu, mengingat banyaknya tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Takmir Musholla Baitul Mukminin Medaeng berharap, kegiatan Kuliah Subuh ini dapat terus berlangsung dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, serta menjadi sarana untuk memperbaiki diri baik secara spiritual maupun mental.











