Share

Kepala BDK Bandung Agus Nasihatul Memberikan Sambutan pada FGD Bersama Rombongan BDK Surabaya

Koorwi BDK Surabaya Lakukan Benchmarking dan FGD di BDK Bandung

Surabaya, 13 Februari 2026 – Sebagaimana dimaklumi, telah terbit Keputusan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan Badan Moderasi Beragama (Kapusbangkom SDM) Nomor 11 Tahun 2025 Tentang Pedoman Pengembangan Kompetensi SDM Kemenag. Menindaklanjuti pedoman tersebut, Koordinatoriat (Koorwi) Balai Diklat Keagamaan Surabaya melaksanakan kegiatan Benchmarking dan Focus Group Discussion (FGD) di BDK Bandung pada tanggal 8-9 Februari 2026. Kegiatan dipimpin Ketua Korwi Dr. Makmun, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Anton Sasono mewakili Kepala BDK Surabaya.

Kasubbag TU BDK Surabaya menyampaikan Sambutan Mewakili Kepala BDK Surabaya
Kasubbag TU BDK Surabaya menyampaikan Sambutan Mewakili Kepala BDK Surabaya

Adapun tujuan dari Benchmarking dan FGD menurut Anton adalah untuk menelaah pedoman, membandingkan praktik terbaik, serta memperkuat pemahaman tentang implementasi kebijakan Pengembangan SDM terbaru dalam lingkup Kemenag. Selain itu, menurut Anton Sasono Kasubbag TU BDK Surabaya, salah satu fokus utama adalah bagaimana kita dapat memperkuat kolaborasi antar BDK dan mendukung pengembangan SDM secara berkelanjutan, seiring dengan dinamika dunia kerja yang terus berubah. “Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan kebijakan yang ada agar pengembangan SDM dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” kata Anton Sasono, Kasubbag TU BDK Surabaya.

Di BDK Bandung rombongan disambut Kepala BDK Bandung Agus Nasihatul beserta Kasubbag TU, Timker dan para widyaiswara setempat. Agus menyampaikan terima kasih atas silaturrahim widyaiswara BDK Surabaya. Forum ini tidak sekadar “Kita tidak perlu datang, tapi ilmu datang sendiri, maka kita akan belajar bersama”, ujarnya merendah. Ia menambahkan, keputusan Kapusbangkom ini menurutnya perlu adanya diversifikasi model pengembangan kompetensi sehingga secara legal formal diakui dalam pemenuhan jam pelatihan dan tidak kalah penting terakomodir dalam sistem penganggaran.

Antusiasme peserta BGD di BDK Bandung
Antusiasme peserta BGD di BDK Bandung

Ia juga menegaskan pentingnya kolabirasi. Kita tidak bermopetisi dengab orang lain, tapu berkomoetisi dengan diri sendiri. “Jangan sampai kalah dengan diri sendiri”, ujarnya. Karena perlu adanya kolaborasi dan sinergi. “Kita beraharap ada ekosiatem tiga poros BDK (Surabaya, Semarang dan Bandung) menjadi kekuatan baru. Sudah tentu harua ada pertemuan intensif yang digagas lanjutnya.

Dr. Makmun Hidayat selaku pimpinan rombongan menegaskan bahwa perubahan paradigma dalam pengembangan SDM adalah hal yang sangat krusial, dan kita perlu memastikan seluruh BDK di Indonesia, termasuk BDK Surabaya, BDK Bandung, dan BDK Semarang, dapat beradaptasi dengan cepat dan tepat pedoman tersebut terutama perubahan paradigma dari pelatihan ke pengenbangan kompetensi yang berjumlah 22 jenis”. Melalui kegiatan benchmarking ini, kami berharap dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang inovasi dan langkah-langkah strategis yang telah diambil oleh BDK Bandung dalam rangka pengembangan SDM yang lebih kompeten dan berdaya saing,” ujar Dr. Makmun.

peserta BGD di BDK Bandung
Peserta BGD di BDK Bandung

Firman Nugraha selaku pemantik dari BDK Bandung menyampaikan pola yang sudah dikembangkan oleh BDK Bandung. Bandung sudah berani melakukan langkah kerjasama dalam kegiatan pengembangan kompetensi yang dianggarkan pendis beberap waktu lalu meski ada peblem waktu sebagaimana dipaparkan Firman. Sementara itu, Khobibah didampingi Ani Nur Hidayati menyampaikan paparan upaya yang dilakukan BDK Surabaya.

Pada kegiatan ini, peserta FGD, diskusi berlangsung hangat. Para peserta antusias memberikan tanggapan. Mengenai tantangan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan baru, serta langkah-langkah strategis dapat diambil untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM di setiap BDK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

Paling Banyak Dibaca