
Kampanye Digital Moderasi Beragama Berbasis Data: Strategi Analytics untuk Impact Terukur
Tahukah Anda bahwa 73% kampanye digital moderasi beragama di Indonesia gagal mengukur dampak nyata karena tidak memiliki framework analytics yang

Tahukah Anda bahwa 73% kampanye digital moderasi beragama di Indonesia gagal mengukur dampak nyata karena tidak memiliki framework analytics yang

Video Viral Toleransi Beragama, Tahukah Anda bahwa video dengan tema keberagaman agama yang diproduksi Nahdlatul Ulama (NU) pada Ramadan 2024

Peran Media Massa dalam Moderasi Beragama, Ketika Kompas mempublikasikan investigasi mendalam “Merawat Kerukunan di Kampung Pecinan-Arab Jakarta” pada Maret 2024,

Ketika Ria Ricis (32 juta followers Instagram) dan Gritte Agatha (influencer Katolik, 890K followers) berkolaborasi dalam video “Buka Puasa Bareng

Literasi Digital Anti Radikalisme, Sebanyak 58% pelaku terorisme di Indonesia tahun 2020-2024 terpapar konten radikal pertama kali melalui media sosial,

Cara Efektif Melawan Hoax Agama, Sebanyak 92.4% hoax di Indonesia berkaitan dengan SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan), dengan kategori agama
Konten video toleransi beragama dari akun @SahabatToleran mencapai 2.3 juta views di TikTok dalam 48 jam pada Maret 2024. Apa

Propaganda ekstremisme mengalami peningkatan signifikan dalam ruang digital Indonesia. Laporan BNPT 2024 menunjukkan 62% sebaran konten radikalisme terjadi melalui media

Sejarah FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dimulai dari periode kelam konflik horizontal di Indonesia. Pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an,

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memasuki era transformasi digital yang fundamental. Jika dulu mediasi konflik hanya bisa dilakukan tatap muka,